Indonesia memiliki banyak guru berkualitas tinggi. Sayangnya, mereka tidak mampu mentrasfer ilmu dengan sukses karena tidak memiliki karisma dihadapan anak didik. Bahkan, demi mendapat perhatian anak didik, tidak sedikit guru yang memilih cara militeris. Akibatnya, anak didik semakin membangkang, atau justru memilih patuh karena takut. Padahal, dunia pendidikan seharusnya mengubah seseorang den…
Buku ini membincangkan peningkatan sumber daya gguru sebagai sarana mencapai profesionalisme yang diandalkan. Diperbincangkan di awal tentang taksonomi profesionalitas guru dan kemudian dijelaskan lebih jauh mengenai guru yang efektif dan guru malapraktik. Perbincangan kemudian berlanjut mengenai alternatif solusi dalam bentuk program induksi. Bagaimana komponen, karakteristik, mode, teknik pro…
Dalam proses belajar mengajar, guru harus menghibur muridnya sehingga tidak mudah jenuh dan bosan ketika menyampaikan pelajarannya. Bermain juga bisa sebagai media untuk mengeksplorasi keinginan dan cita-cita yang diidamkan anak. Bermain dapat digunakan sebagai wahana untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan dapat menimbulkan semangat dan motivasi. Dengan bermain diharapkan pembelajaran yang berl…
Radikalisme dan ekstremisme masih menjadi ancaman serius bagi Indonesia. Ancaman ini terlihat jelas dengan berkembangnya paham intoleransi dan radikalisme di berbagai kelangan khususnya generasi muda. Beberapa penelitian menemukan bahwa gejala intoleransi dan radikalisme juga berkembang di ranah sekolah (SLTA dan perguruan tinggi). Perkembangan intoleransi dan radikalisme ini seiring dengan mar…
Buku ini merupakan hasil survey nasional Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta dalam program Countering Violence Extremism for Youth (Convey) tentang keberagaman guru sekolah/madrasah di Indonesia. Temuan survey ini memperlihatkan bahwa radikalisme yang terkait dengan dukungan terhadap ide Negara Islam dan intoleransi sedang merambah guru Muslim di Indonesia. Meskipun dari se…