Islam hadir ketika perempuan belum dianggap sebagai manusia sehingga diperlakukan sebagai objek dalam sistem kehidupan. Mereka dijual dan diwariskan baik di Jazirah Arab maupun di belahan dunia lain. Karenanya, penegasan Islam atas kemanusiaan perempuan berarti empat hal. Pertama, penegasan kedudukan perempuan sebagai subyek penuh dalam sistem kehidupan. Kedua, sebagai sesama manusia, laki-laki…
Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai resource yang sangat kaya untuk merespon isu kontemporer, yaitu kitab kuning. Para pembaharu berjuang untuk mengembangkan pemahaman kitab kuning secara dinamis dan kontekstual. Momentum pembaruan tersebut terjadi pada munas Lampung 1992 yang melahirkan keputusan pengembangan bermazhab dari qauli ke manhaji. Lewat pendekatan manhaji, NU menjadi percaya diri dala…
1. Komunikasi antar gender, yakni antara perempuan dan laki-laki, banyak di pengaruhi oleh kondisi psikologi komunikasi. 2. kondisi komunikasi terbentuk berdasarkan persepsi, perlakuan, dan sosialisasi yang berbeda, mulai dari lingkungan keluarga, diperkuat oleh lingkungan sekolah, uga pondok pesantren, masyarakat, dan bangsa yang terlinternalisasi dalam konsep diri, rasa kompeten, harga diri,…
Indonesia memiliki beragam contoh gender. Relasi antar sesama jenis kelamin, transversti dan perilaku lintas budaya yang sudah lama diamati orang Indonesia dari berbagai kalangan. Berdasarkan penelitian etnografis, buku ini membahas isu terutama calalai-individu yang terlahir sebagai perempuan tetapi mengidentifikasi dirinya bukan perempuan, bukan pula sebagai laki-laki; calabai-individu yang t…
Buku ini merupakan kumpulan hasil diskusi tentang pemikiran kajian keislaman dan gender dengan inter-relasi-isu gender terkini. Buku ini dimaksudkan sebagai referensi tambahan bagi pemikir Islam dan gender, serta tidak menutup kemungkinan juga bermanfaat bagi para aktivis dalam gerakan gender dan anak berbasis Islam.
Ahmadiyah dikenal juga dengan Qodianiyah atau Mirzaiyah, adalah kelompok yang beranggapan bahwa ajarannya berdasar pada seorang Qodiyan yangmengaku dirinya sebagai Nabi,bernama Mirza Ghulam Ahmad pada tanggal 23 Maret 1889 (azar),disebuah kota bernama Ludhiana di Punjab- India.Negeri ini oleh orang-orang Ahmadi disebut "Darul Bai'at".
NULL